TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG DI WEBSITE SMA NEGERI 2 LIWA

KEPERGIANMU YANG KURINDU | Kolom



Corona bukanlah suatu kata yg asing bagi kita. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tuapun sudah cukup mengenalnya. Kau datang tanpa diundang. Walau kau tau tak seorangpun mengharapkan kehadiranmu, namun kau tetap datang. Perlahan tapi pasti virusmu mulai menyebar keseluruh pelosok negeri ini.

Corona Kau begitu menakutkan karna kau sangat mematikan. Kau membuat kami harus mengorbankan banyak hal. Kami  harus membiasakan mengurung diri di dalam rumah. Kami harus terbiasa untuk tak lagi berada di jalan-jalan, pasar, mall, kantor, kampus-kampus, sekolah bahkan dari rumah ibadah kami. Corona kau memberikan banyak derita, ribuan nyawa kini telah tiada. Hati kami merana dan kian terluka.

​Cukup. cukup sudah corona! Pergilah dari kehidupan kami. Biarkan kami merajut asa yang sempat kau porak-porandakan. Biarkan kami kembali menikmati indahnya dunia dengan segala isinya bersama ridho Sang Ilahi Robbi. Corona sungguh kepergianmu sudah sangat kami rindukan. Sama seperti aku juga yang dilanda kerinduan akan kebersamaan dengan sahabat, teman sejawat, anak-anak didikku yang sering membuatku tersenyum penuh makna. Rindu dengan suara bisingnya jalan raya ketika berangkat kerja. Rindu akan indahnya suasana seperti sediakala sebelum munculnya corona.

==============
Masih membahas tentang kerinduan lingkungan sekolah, Ibu Neti Aprina, S.Pd mencatat yang beliau rasakan selama pandemi. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia ini mengharapkan Corona segera pergi, dan kembali menikmati suasana bekerja seperti biasa.

Posting Komentar

0 Komentar